News

Pembangunan SMKN 13 Batam Resmi Dimulai, Ansar Ahmad Hadir Letakkan Batu Pertama

KEPRI.PUSARAN.ONLINE – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau memulai pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 13 Batam. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Senin (13/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa kemajuan sebuah negara saat ini tidak lagi ditentukan oleh besarnya sumber daya alam yang dimiliki, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dulu ada anggapan bahwa negara besar yang memiliki sumber daya alam melimpah akan menguasai negara lain. Sekarang paradigma itu sudah berubah. Negara yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan memiliki sumber daya manusia unggul justru menjadi negara yang maju, meskipun wilayahnya kecil,” ujar Ansar Ahmad.

Gubernur juga mengutip pesan tokoh dunia Nelson Mandela bahwa “Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.

Menurutnya, berbicara tentang pendidikan berarti berbicara tentang masa depan, terlebih di era digital ketika ruang fisik dan ruang siber telah menyatu.

“Sekarang dunia sedang menyinkronkan ruang fisik dengan ruang siber. Internet dan teknologi menjadi kebutuhan utama. Kalau kita ingin maju, maka kita harus menguasai teknologi. Karena itu Presiden juga mendorong pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah menyiapkan kebijakan pengembangan pendidikan menengah dengan memperbesar porsi pendidikan vokasi.

Di Kepri sudah memetakan kebutuhan pendidikan, yaitu sekitar 30 persen untuk SMA dan 70 persen untuk SMK. Khusus di Kota Batam tahun ini bahkan minat lulusan SMP dan MTs melanjutkan ke SMK mencapai 62 persen, sedangkan ke SMA 38 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Dr. Andi Agung, S.E., M.M. mengatakan pembangunan SMKN 13 Batam merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat Bengkong yang telah lama menginginkan hadirnya sekolah menengah kejuruan negeri di wilayah tersebut.

Menurutnya, perjuangan menghadirkan sekolah tersebut telah dimulai sejak tahun 2025 dan akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2026 berkat dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta masyarakat Tanjung Buntung.

“Program pembangunan Unit Sekolah Baru ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menyediakan tempat belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak Kepulauan Riau, khususnya di Kecamatan Bengkong. Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat sehingga pembangunan SMKN 13 Batam dapat dimulai hari ini,” kata Andi Agung.

Ia menjelaskan, SMKN 13 Batam akan dilengkapi dengan ruang kelas, ruang praktik siswa, ruang kepala sekolah, toilet, serta berbagai fasilitas penunjang pembelajaran praktik agar lulusan siap memasuki dunia kerja.

Saat ini, lanjutnya, jumlah siswa yang telah mendaftar mencapai 350 orang, jauh melampaui rencana daya tampung awal sebanyak 240 siswa, bahkan diperkirakan meningkat menjadi 480 siswa. Sekolah ini membuka tiga kompetensi keahlian, yaitu Teknik Pengelasan, Teknik Elektronika Industri, dan Teknik Komputer Jaringan.

Kepala Dinas Pendidikan juga melaporkan bahwa tren pendidikan vokasi di Batam mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Di akhir sambutannya, Andi Agung mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas sekolah yang akan dibangun agar dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

“Koordinasi dan kolaborasi harus terus kita kuatkan demi pemerataan pendidikan di Kepulauan Riau. Sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua,” tutupnya.

Pembangunan Unit Sekolah Baru SMKN 13 Batam diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan layanan pendidikan vokasi di Kota Batam sekaligus mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan dunia industri dan transformasi digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali Kota Batam Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepulauan Riau H. Bahtiar, Lc., M.A., Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Andi Mukhtar dan Mesrawati Tampubolon, S.W., M.H., Anggota DPRD Kota Batam Gabriel, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Dr. Andi Agung, S.E., M.M., Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Satpol PP Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Riau atau yang mewakili, Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam H. Harlas Buana, M.Si., Camat Bengkong M. Fairuz Batu Bara, S.STP., M.Si., unsur Forkopimda, TNI-Polri.

Sementara itu turut hadir pejabat dari Dinas Pendidikan adalah

Sekretaris Disdik Kepri, Siti Hidayati Rochmah, S. Sos., M. Ec. Dev. Kepala Bidang Pembinaan SMK, Suhono, S. Sos., M. Si. Kepala Bidang Pembinaan SMA, Heru Sulistyo, S.E., Ak dan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus, Suhadi, S. Sos., M. Si para kepala SMA/SMK/SLB negeri se-Kota Batam, pengawas sekolah, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kelurahan Tanjung Buntung.

Related Posts

1 of 20