KEPRI PUSARAN ONLINESetelah melalui rangkaian proses seleksi dan penjurian yang ketat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menetapkan Ahmad Kriswantoro asal Kabupaten Bintan sebagai pemenang Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Senin, (31/8/2026).
Karya Ahmad Kriswantoro berhasil meraih nilai tertinggi 414,1, mengungguli empat peserta lainnya yang masuk lima besar. Penetapan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Dewan Juri Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 tertanggal 31 Agustus 2026.
Dengan penetapan tersebut, karya Ahmad Kriswantoro secara resmi ditetapkan sebagai logo yang akan digunakan dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Penetapan pemenang dilakukan oleh Dewan Juri yang beranggotakan lima orang dengan latar belakang yang beragam, yakni Jefry dari BP3KR Provinsi Kepri, Harry Prima Putra, M.Si. dari Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dr. Raja Suzana Fitri, M.Pd. selaku budayawan LAM Provinsi Kepri, Mirza Ayunda Pratiwi, S.E., M.Sc. dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), serta Topo Broto yang merupakan profesional desain grafis.
Sebelumnya, sebanyak 43 karya logo mengikuti sayembara yang digelar Diskominfo Kepri. Dari keseluruhan karya tersebut, proses penjurian menghasilkan lima karya terbaik yang kemudian dinilai untuk menentukan pemenang.
Lima besar sayembara berdasarkan hasil penilaian Dewan Juri yakni:
1. Ahmad Kriswantoro – Kabupaten Bintan, nilai 414,1;
2. Haziq Syazwan – Kabupaten Lingga, nilai 387,4;
3. Andri Pebriyandi – Kota Tanjungpinang, nilai 377,8;
4. Marzuki Febrianda – Kota Tanjungpinang, nilai 373,1; dan
5. Ambar Sukirman – Kabupaten Karimun, nilai 359,1.
Sayembara desain logo ini mengangkat tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan”, dengan tagline “Berakar pada Sejarah, Melangkah ke Masa Depan.”
Tema tersebut menjadi roh utama dalam penciptaan identitas visual Hari Jadi ke-24 Kepri. Logo yang terpilih diharapkan mampu merepresentasikan karakter Kepulauan Riau yang memiliki akar sejarah dan budaya Melayu yang kuat, sekaligus mencerminkan semangat masyarakat untuk terus bergerak menuju masa depan yang maju dan berkelanjutan.
Karya yang menjadi pemenang juga akan menjadi bagian penting dari identitas visual seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri. Logo tersebut dapat digunakan dalam berbagai materi publikasi dan kegiatan resmi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sepanjang rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24. Keputusan Dewan Juri dalam menetapkan pemenang bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Pemprov Kepri melalui penyelenggaraan sayembara ini memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam momentum penting daerah. Antusiasme yang ditunjukkan melalui puluhan karya yang masuk menjadi bukti bahwa peringatan Hari Jadi Kepri tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga menjadi momentum yang melibatkan kreativitas dan gagasan masyarakat.
Terpilihnya karya dari Ahmad Kriswantoro, putra Kabupaten Bintan, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri karena identitas visual Hari Jadi ke-24 Kepri lahir dari kreativitas masyarakat daerah.
Logo tersebut kini resmi menjadi wajah visual Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026—membawa pesan “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan”, dengan semangat untuk terus berakar pada sejarah dan melangkah ke masa depan.***











